Logo
images

Alat berat menata sampah di TPA Rawa Kucing.

Pascabanjir Kota Tangerang, Sampah Perangkat Rumah Tangga Penuhi TPA

FokusTangerang.com-Volume sampah di Kota Tangerang naik 800 ton per hari dalam sepekan pascabanjir. Sampah berat berupa perangkat rumah tangga memenuhi Unit Pelayanan Teknis dan Retribusi Rawa Kucing sepekan belakangan.

Sedikitnya 200 armada pengangkut sampah dikerahkan pascabanjir di Kota Tangerang. Ratusan armada itu mengangkut tidak kurang dari 2.300 ton sampah berat seperti lemari dan kasur. Padahal, menurut Pengawas TPA Rawa Kucing Teguh Supriyanto, dalam kondisi normal, rerata sampah yang diangkut mencapai 1.500 ton.

"Keteteran sih gak. Serupa even lebaran saja, repotnya karena dadakan saja," ujar Boy sapaan akrabnya ditemui, Kamis (9/1/2020).

Kenaikan sampah itu memaksa pengelola membuka sejumlah kasir pelayanan. Teguh menyebut, sebanyak tiga kasih dibuka untuk melayani armada yang membludak.

"Biasa, sehari cuma satu kasir," kata Teguh.

Selain membuka kasir pelayanan, pengelola juga menyewa alat berat guna menata tumpukan sampah yang diangkut.

"Baru hari ini beroperasi (alat berat). Karena kami gak sekedar pelayanan, kami juga melakukan penataan," imbuh Teguh.

Sementara Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Buceu Gartina menerangkan, volume sampah pasca banjir naik hingga 60 persen perhari dalam sepakan pascabanjir. Namun, sebutnya, angka itu masih dalam batas toleransi.

"Sebelum banjir sampah yang ditampung di TPA lebih kurang 1.300 ton perharinya. Tambahan 600 sampai dengan 800 ton masih bisa ditampung," terang Buceu, Rabu (8/1/2020).

Sedikitnya 700 petugas kebersihan dikerahkan dalam penanganan pascabanjir di Kota Tangerang. Seperti diketahui, banjir hampir merata melanda 13 kecamatan.(FAR/AIR)



Tinggalkan Komentar