Logo
images

Para buruh berunjuk rasa di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang imbas PHK.

Kena PHK, Ratusan Buruh Demo di Tangerang

Fokus Tangerang—Ratusan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (2/12/2019).

Pemicu demonstrasi karena para pekerja di PT Sulindafin terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Para buruh berkonvoi menggunakan sepeda motor dan mobil komando untuk tiba di Puspemkot Tangerang.

Massa aksi yang membawa sejumlah alat peraga menuntut anggota DPRD Kota Tangerang untuk menindaklanjuti aspirasinya.

Setelah berorasi menyuarakan aspirasinya, perwakilan buruh diterima wakil rakyatnya di ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Tangerang.

Seusai pertemuan dengan buruh, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Saeroji mengatakan dari keterangan buruh, PT Sulindafin mengaku perusahaannya akan gulung tikar.

Karena tutup buku, perusahaan pun ingin merumahkan 1.200 pekerjanya. Namun dalam melakukan PHK, pihak perusahaan disebut hanya mengeluarkan pesangon sebesar 70 persen dari ketentuan.

"Akibatnya para buruh menolak dan berdemo termasuk kedatangannya ke sini," ujar Saeroji.

Tak hanya itu, politisi PKS ini menyebut, pada kenyataannya mesin-mesin di perusahaan tekstil itu masih beroperasi.

Untuk itu para buruh heran bila perusahaan tersebut hendak tutup, tetapi mesin masih beroperasi.

"Saya menduga perusahaan ini ingin melakukan PHK massal lalu menggantinya dengan tenaga harian lepas, seperti yang dilakukan perusahaan sejenis di Bekasi yang satu grup juga dengan perusahaan ini," ungkapnya.

Menanggapi demonstrasi buruh tersebut, Komisi II DPRD Kota Tangerang pun berencana melakukan pertemuan lanjutan di waktu mendatang dan memanggil sejumlah pihak termasuk pihak perusahaan dan Pemkot Tangerang untuk duduk bersama dan mencari solusi terbaik.(red)



Tinggalkan Komentar