Logo
images

Fachrul Diaz dan Razan Luhum, relawan asal Tangerang yang berjibaku membantu korban bencana longsor.

Jadi Relawan, Pelajar Tangerang Berjibaku Bantu Korban Longsor di Bogor

FokusTangerang.com-Fachrul Diaz dan Razan Luhum, pelajar SMKN 2 Kabupaten Tangerang Banten, nekat menjadi relawan di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Anggota Sispala Nagapala tersebut berjibaku membantu para korban bencana yang sampai saat ini masih kesulitan mendapatkan bantuan. 

Mereka hanya berbekal pengalaman di bencana tsunami selat sunda beberapa waktu lalu, selebihnya untuk persiapan khusus mereka juga hanya mengandalkan peralatan keselamatan dan kondisi fisik.

Fachrul Diaz mengatakan keputusannya terjun membantu para korban longsoran berawal dari adanya informasi kalau di Desa Cileuksa masih kekurangan tenaga relawan. Dari informasi singkat tersebut, dirinya langsung memutuskan untuk berangkat bersama rekannya ke desa tersebut.

"Sudah diizinkan sama guru dan sekolah, saya mengajukan surat dispensasi untuk libur sekolah dan pergi menolong korban bencana alam," jelas pelajar yang saat ini duduk dibangku kelas XII kepada FokusTangerang, Rabu (8/1/2020). 

Dari surat dispensasi itu, lanjut Fachrul, dirinya diberikan izin selama enam hari untuk membantu para korban. Menurutnya, pertolongan pertama yang akan dilakukannya ialah mengevakuasi para korban yang kesulitan berjalan.

"Sebelum kesini dibawah juga ada relawan pakar juga, dan disini saya sudah tiga hari membantu korban," ujarnya.

Fachrul mengaku, hanya dirinya lah yang memiliki pengalaman dari sejumlah peristiwa bencana alam yang terjadi di Provinsi Banten, beberapa waktu lalu. 

"Tsunami dan banjir saya terjun juga, kalau teman saya ini baru pertama kali dan ia berkeinginan untuk membantu korban sama seperti saya," katanya.

Sementara itu, Razan Luhum yang masih duduk dibangku kelas X itu menambahkan, dirinya sudah mendapatkan izin dari orang tua yang berada di kawasan Kecamatan Pasar Kemis. 

"Meskipun baru pertama kali, tapi saya diizinkan dengan syarat harus kembali dengan selamat. Paling saat ini fokus utama kami membantu para korban yang membutuhkan, karena masih banyak korban yang belum mendapatkan bantuan dan pertolongan," pungkasnya.(IRW/AIR)



Tinggalkan Komentar