Logo
images

Pedagang cabai di pasar tradisional Kabupaten Tangerang.

Harga Cabai di Tangerang Naik 300 Persen

FokusTangerang.com-Harga cabai di pasar tradisional Kabupaten Tangerang naik hingga 300 persen. Para pedagang meyakini, kenaikan harga cabai itu disebabkan karena hujan yang melanda sejumlah daerah dan merendam lahan pertanian.

Salah satu pedagang cabai di Pasar Gudang Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Bojoh menjelaskan, harga cabai perkilogramnya naik menjadi Rp100 ribu dari harga sebelumnya yang hanya Rp35 ribu.

Ia menyebut dampak musim penghujan seperti saat ini sangat berpengaruh terhadap hasil panen dan distribusi cabai. Bojoh pun mulai merasakan minimnya distribusi cabai dari sejumlah daerah yang menjadi pemasok cabai.

"Kenaikannya sudah empat hari, sekarang sudah tembus Rp100 ribu. Tentu saja berdampak sama penjualan, karena selain pasokannya berkurang pembeli juga berkurang," jelasnya, Kamis (16/1/2020).

Bojoh mengatakan, distribusi cabai yang terbilang sedikit itu diklaimnya tidak akan mengganggu stok persediaan cabai, hingga membuat kelangkaan.

"Stok masih aman, hanya kami tidak berani untuk stok banyak. Karena takut enggak laku dan yang ada cabainya busuk," ujarnya.

Keluhan tersebut juga dirasakan pedagang cabai di Pasar Tradisional Curug, Kecamatan Curug. Menurut salah satu pedagang, Riduan, para pembeli cabai ditempatnya mengalami penurunan hingga 50 persen, akibat dari kenaikan harga cabai yang tinggi.

"Biasanya per hari itu  pembeli 20 sampai 40 orang, mereka juga beli sedikit paling hanya 1 kilogram karena sebagian besar pedagang makanan. Sekarang hanya 15 orang saja, karena mereka semua mengeluh naiknya harga," katanya. 

Riduan mengaku tidak dapat berbuat banyak akibat kenaikan itu, ditambah saat ini ia hanya mendapatkan jatah 8 kilogram cabai saja perharinya.

"Pasokan sekarang sedikit, saya hanya mendapatkan jatah sekarang itu 8 Kg saja dan itupun belum tentu habis terjual," ucap Riduan.(IRW/AIR)



Tinggalkan Komentar