Logo
images

Atasi Persoalan Kemiskinan, Dinsos Kota Tangerang Luncurkan Program SLRT

TANGERANG – Pemkot Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) membangun sistem layanan rujukan terpadu (SLRT).

Sistem tersebut bertujuan untuk membantu seluruh masyarakat yang memiliki permasalahan kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

Sistem SLRT yang akan diterapkan serta dikembangkan di Kota Tangerang merupakan program terobosan dari Bappenas beserta Kementerian Sosial RI.

Guna mendukung berjalannya sistem tersebut, pihak Kemensos RI bekerjasama dengan Dinsos Kota Tangerang, menggelar pelatihan bimbingan teknis kepada 50 orang fasilitator selama dua hari mulai Kamis 6 – Jumat 7 September 2018.

“Dalam implementasinya, sistem ini difasilitasi para fasilitator di tiap kelurahan. Saat ini hanya 50 orang yang diberikan pelatihan sistem SLRT.

Namun, kita merencanakan fasilitator ini ada di tiap RW, sehingga totalnya mencapai 1000 orang,” ujar Kepala Dinsos Kota Tangerang, Masyati Masyati menjelaskan bahwa, tugas fasilitator yaitu, saat ada persoalan masyarakat, seperti masalah BPJS masih banyak warga yang tidak tahu ke mana harus mengadu, maka yang bertindak tersebut, adalah fasilitatornya untuk memfasilitasi ke mana harus dirujuk.

Selain itu, saat ini sudah ada Sekretriat SLRT di kantor Dinsos Kota Tangerang, di Gedung Cisadane. “Kita juga sudah ada dua unit Puskesos, yaitu di Kelurahan Keroncong dan di Kelurahan Cimone Jaya,” Kata Masyati.

Masih kata Masyati, penyelenggaraan SLRT ini diharapkan mampu memperkuat hubungan jejaring kerja antara pusat dan daerah melalui potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS) atau unit-unit pelayanan sosial yang ada, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan.

“Ketika ada warga miskin yang tak tercover dalam data rastra (beras sejahtera), tetapi tidak kebagian, dia menjelaskan, masyarakat dapat mengadukannya lewat sistem SLRT melalui fasilitator,” kata dia.

Sementara itu, menurut Kabid Pemberdayaan Sosial, Dinsos Kota Tangerang, HM Juweni, program ini juga sejalan dengan program Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah yang mencanangkan Kampung Sejahtera Mandiri.

“Melalui program ini, kami punya motto tidak ada keluhan masyarakat yang tidak terlayani,” tegasnya. (feb)


TAG

Tinggalkan Komentar