Logo
images

Pemkab Tangerang melarang pembuangan sampah di Desa Kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga.

8 Lapak Limbah Sampah Ilegal Ditertibkan, DLHK Tangerang Angkut 200 Ton Sampah

Fokustangerang.com-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menertibkan 18 lapak pengelola limbah sampah ilegal di Desa Kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Selasa (17/12/2019). Selain menertibkan DLHK juga mengangkut 200 ton sampah dari lapak pengelolaan limbah tersebut.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik menjelaskan, penertiban tersebut sudah dilakukan selama dua hari terakhir, dengan fokus utama mengangkut sampah-sampah di bantaran sungai Cisadane. Rencananya penertiban itu akan terus berlangsung hingga seluruh lapak-lapak pengelolaan limbah ilegal ditertibkan.

"Ada tiga desa di kita dan sebagian melewati bantaran sungai Cisadane meliputi, sebagian Desa Kampung Melayu Barat, Desa Pangkalan terus lanjut ke Desa Tanjung Burung Kecamatan Teluknaga," jelasnya.

Taufik mengatakan, diperkirakan limbah sampah yang akan diangkut tersebut mencapai 1.000 ton lebih, mengingat lapak tersebut sudah beroperasi selama bertahan-tahun. Taufik juga tidak menutup kemungkinan bilamana limbah sampah itu sudah mencemari sungai Cisadane.

"Kita tidak bisa dihindari juga persoalan ini, bukan saja dari pengepul sampah tetapi datangnya sampah itu juga ada beberapa yang diangkut dari kendaraan dan diterima para pengepul," ujarnya.

Menurut Taufik, sampah tersebut akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Usai bersih dari sampah, lahan milik Pemkab Tangerang itu juga direncanakan hendak dibangun fasilitas masyarakat.

"Anggaran ya perlu direncanakan, kita kemarin dengan lurah coba digunakan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk membangun sarana olahraga, misalnya ada futsal atau volley ball," ucap Taufik.(IRW/AIR)



Tinggalkan Komentar